Ilmu hitam , kerap kita dengar sebutannya , dianggap tahayul , walau kitab suci menyatakan keberadaannya .
Sebenarnya tak pernah benar - benar ada ilmu gaib yang dikatakan hitam . Karena semua ilmu pada dasarnya sama , tujuan penggunaannya menyebabkan adanya pengelompokkan itu .
Tujuan atau niat pemakainya yang merubah sebuah doa biasa yang digunakan untuk mendoakan keselamatan berubah menjadi doa yang mendatangkan petaka bagi orang lain , tanpa merubah doa aslinya sama sekali .
Banyak doa atau ayat dari kitab suci dipergunakan untuk keperluan tertentu .
Keperluan ini kerap merubah makna sebuah doa atau ayat yang baik menjadi benar - benar berbeda karena niat penggunannya .
Dalam banyak kasus , orang yang menggunakannya bahkan tak mengerti makna dari kalimat doa yang digunakannya bahkan mungkin salah dalam pengucapkannya namun tetap dapat berfungsi seperti yang dikehendaki penggunanya .
Mengapa demikian ? Itulah kekuatan niat .
Beberapa ilmu hitam , memerlukan berbagai syarat penyerta , yang kadang aneh , cenderung tak masuk akal . Itu tak lebih dari penguat sugesti bagi penggunanya . Tingkat keberhasilan tergantung kesungguhan niat dan seberapa kuat lawan yang akan diserang . Rasa takut atau anggapan bahwa sasaran yang akan diserang memiliki kemampuan gaib atau " bemper " lain , akan mengakibatkan penurunan kekuatan serangan itu dengan sendirinya .
Bagi para " pekerja " di bidang ini , memiliki image seram , menakutkan agar ditakuti lawan maupun pengguna jasa adalah umum sekali . Walau bungkusan itu tak menentukan isi sama sekali , tapi menentukan besarnya bayaran yg akan diterima ... ha ha ha ha ...
Ada keharusan untuk memiliki " alat " gaib yang penggunaannya melibatkan mahluk gaib yang telah terikat dalam perjanjian tertentu , walaupun pelaku tak mengetahui , bentuk perjanjian atau bahkan siapa dan bagaimana bentuk mahluk yang digunakan , serta akibatnya di kemudian hari bagi diri dan anak turun mereka .
Merusak keseimbangan adalah cara kerja ilmu gaib .
Keseimbangan emosi , hubungan sosial yang akan meningkatkan tekanan mental dari sasaran mereka , sehingga serangan utama akan lebih mudah masuk dan mencapai tujuan .
Kerap kali kerusakan yang ditimbulkan lebih besar dari tujuan utamanya .
Bila rasa sakit yang ingin mereka timbulkan pada sasaran , maka tujuan akhirnya bisa kita lihat dari sisi tubuh mana yang terkena .
Jika sebelah kiri , maka tujuan utamanya adalah psikologi dan hubungan sosial .
Bila sebelah kanan , maka kerusakan motorik dari organ tubuhlah yg jadi tujuan utamanya .
Organ tubuh yang sehat , namun " dibubuhi " rasa sakit .
Sasaran akan minum obat atau diberi obat untuk menyembuhkan penyakitnya .
Inilah awal bencana sebenarnya .
Lambung , ginjal , jantung , justru menjadi rusak karena harus menelan obat terus menerus , walau tubuh sebenarnya sehat .
Beberapa korban harus berakhir dengan gagal ginjal ......
Kalian boleh tertawa jika tak percaya .
Jangan tanya apakah hal ini masuk akal / logika atau tidak .. Hal ini sangat nyata .
Kalau fenomena pawang hujan , diakui namun tak dapat diuraikan secara ilmiah .
Apa lagi hal yang lebih tinggi dari itu .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar