Selasa, 03 Februari 2009

BERMAIN DENGAN CERMIN DAN CAHAYA

Selain bermain game , on line game , aku masih punya beberapa cara menikmati waktu untuk sendirian . Cahaya , cermin ... itu yang sangat aku nikmati .. bermain dengan bias optik begitu aku menyebutnya .

Melihat sebintik cahaya pada kelereng , lantai atau benda lain .
Ya .. pantulan sinar yg berkerlip paling kecil yang aku cari , memandanginya lamat - lamat sampai memenuhi ruang penglihatanku dan menikmati binar cahaya berbentuk batang , silinder , segi delapan dalam berbagai warna ... Lebih nikmat pada saat itu , aku sama sekali tak bernapas , rasanya seperti ada di dalam ruang cahaya , ada , menjadi bagian dari bongkah - bongkah bangun cahaya itu .

Kadang pula pantulan sinar itu aku buat menjadi sebuah cermin pembesaran yang aku gunakan untuk melihat benda lain yang berada pada jarak beberapa meter dariku . Setelah itu aku sadar apa yang aku lakukan mirip dengan cara kerja teropong bintang , namun yang aku lakukan lebih sederhana .

Memandangi lampu , baik neon , lampu listik biasa ( bohlam ) .
Mulai dari melihat bagian luarnya sampai mampu melihat bias pelangi di sekeliling cahaya lampu lalu hanya mengambil 1 garis sinar saja , lalu masuk ke dalam bola lampu , sampai melihat pergerakan gas neon pada lampu neon , melihat kumparan wolfram pijar pada bohlam biasa , menikmati pijarnya , sampai melihat bagaimana arus listrik memanasi wolfram itu .

Itu sebenarnya dasar untuk melatih mata , melihat aura , juga " melihat " yang lain , ga perlu pakai rapalan aneh - aneh . Yang penting jangan di paksakan , namun dibiasakan dan dinikmati .

Latihan ini jugalah yang membuat aku bisa tak lagi menggunakan kaca mata . Dulu mata kiriku minus tiga dan mata kananku minus 0,5 .. Sekarang mata kiri dan kananku normal .

Satu lagi permainan lain bias optik yang aku sukai ..
Cermin sebagai medianya . Mata tentu sebagai alat utama .

Letakkan cermin pada jarak sesukanya , ga da batasan .
Lalu pandangi wajah sendiri yang berada pada pantulan cermin , terserah bagian yang mana .
Lambat laun , pendar cahaya wajah berubah warna . berubah bentuk , bahkan pantulan bayangan wajah pada cermin jadi menghilang ... cermin berubah menjadi hitam , putih perak , kuning keemasan , lalu muncul wajahmu yang lain ... jangan menjerit .. ha ha ha ha .

Masih ada lagi .
Lihat pantulan bayangan wajah di cermin , fokuskan penglihatan pada salah satu mata sampai bayangan yang muncul pada cermin adalah dua wajahmu .
Kemudian geser fokus mata hingga kedua wajahmu itu bertumpuk menyilang , dengan titik temu mata kanan bayangan wajah sebelah kiri ( pada cermin ) dengan mata kiri sisi bayangan wajah sebelah kanan .Dan tampak kedua wajahmu melebur dan memiliki 3 mata .. Nah berikutnya awas fly ... kalau tiba - tiba melihat sebuah mini clip video tentang hidupmu atau seseorang , alam , jangan kaget ya

Boleh juga yang ini :
Letakkan sebuah cermin berukuran sedang pada jarak satu lenganmu .
Pada jarak 1 jengkal di belakang cermin letakkan sebatang lilin lalu nyalakan .
Matikan penerangan lain .
Pandanglah cermin dengan fokus titik tengah antara ke dua alis .
Kalo nasib mujur , akan muncul berbagai gambaran kejadian pada masa yang akan datang .

Nah kalo dah bosan dengan yang di atas , aku biasanya ngomong pada cermin ,
" Cermin , cermin , cermin , tunjukkan padaku ... "
He he he he he .... kaya' mantra si ratu sihir dalam kisah putri salju

Kalau ada yang ketakutan , atau dapat hasil yang berbeda dengan yang aku uraikan , ya jangan salahkan aku dong .
Wong itu permainan untuk diriku sendiri , salah kalian aja yang ikutan iseng coba - coba ... weeeek ... ha ha ha ha ha ha

Buat anak jangan coba - coba ( kata iklan ) .
Coba - coba buat anak , GUA MAU BANGET .......

Makanya , kalau disuruh pantang , pantangan yang jelas - jelaas langsung aku tolak :
pantang kopi , pantang merokok , pantang denyom ..... ha ha ha ha ha ha ha

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
LAKI - LAKI BERBAJU HITAM , BERKULIT HITAM , BERJIWA HITAM