Peribahasa menurut usia :
Anak - anak : rajin pangkal pandai .
Remaja : hemat pangkal kaya .
Dewasa : nikmat pangkal paha .
Hidup adalah pengembaraan bagiku , meniti pusaran waktu di jalan jaman , melintas ruang berbagai dimensi. Segala yg kutemui adalah pelajaran ,indah , bermakna. Aku ingin menyumbangkan sebagian pengetahuanku , agar dapat berguna bagi siapa pun , sebagai hibahku pada kehidupan . Sebab aku mencintai kehidupan , semesta raya , karena aku ada , menjadi bagiannya , segala dalah milikNya sejati .
Senin, 22 Maret 2010
Banyak hal yg ingin kulakukan .
Baik menurutku , juga buat orang lain .
Ketika itu tak diijinkan , setengah mati minta pun tak terkabulkan , memaksa untuk lakukan apa yg menurutku baik untuk aku lakukan , gagal dengan banyak sebab tak terpikirkan .
Pikiranku , bukan pikiranNya . Kemauanku , bukan kemauanNya .
Menentang , menantangNya percuma saja .
Lebih dari 3 x bertanya hanya memberikan resiko 1 x mimisan parah , 1x muntah darah .
Menjadi kami , terdengar keren , menjalani sebenarnya , lebih pelik dari yg kau duga .
Baik menurutku , juga buat orang lain .
Ketika itu tak diijinkan , setengah mati minta pun tak terkabulkan , memaksa untuk lakukan apa yg menurutku baik untuk aku lakukan , gagal dengan banyak sebab tak terpikirkan .
Pikiranku , bukan pikiranNya . Kemauanku , bukan kemauanNya .
Menentang , menantangNya percuma saja .
Lebih dari 3 x bertanya hanya memberikan resiko 1 x mimisan parah , 1x muntah darah .
Menjadi kami , terdengar keren , menjalani sebenarnya , lebih pelik dari yg kau duga .
SEKEDAR
Sebelum meninggalkan rumah , anak laki - laki harus cukup makan kenyang .
Hanya ikat kepala , setongkol jagung , sekeping sagu , sepintal benang mentah juga sebatang lidi aren sebagai bekalnya .
Sedangkan sebelum meninggalkan rumah , anak perempuan harus cukup berpacak . Minum kopi pekat hangat untuk isi perutnya . Sebuah cermin , entong nasi serta sirih pinag lengkap untuk bekalnya pergi .
Hanya ikat kepala , setongkol jagung , sekeping sagu , sepintal benang mentah juga sebatang lidi aren sebagai bekalnya .
Sedangkan sebelum meninggalkan rumah , anak perempuan harus cukup berpacak . Minum kopi pekat hangat untuk isi perutnya . Sebuah cermin , entong nasi serta sirih pinag lengkap untuk bekalnya pergi .
Langganan:
Postingan (Atom)
