Dik..
kakak punya keinginan yang sekian lama kakak pendam .
Mungkin bukan hal yang luar biasa . Mungkin lucu , ga menarik bagimu atau orang lain .
Tiap kali mendengarkan musik yang menghentak darah Floresku , ketuk nada yang mirip dengan musik tradisional kita . Hentakan kaki berirama penuh semangat , teriakan menyela musik dan lagu , satu barisan , menari bersama .
Yah.. kakak hanya ingin menari bersamamu , dalam keriangan pesta .
Kakak menari di depanmu , memimpinmu .
Hanya keriangan yang ada .
Hanya keriangan .
Hal yang tak pernah kamu raih adikku , bahkan pada saat remajamu .
Tentu lebih sulit lagi saat ini .
Aku tak pernah melihatmu menari .
Aku tak pernah melihat hadirmu di pesta remaja teman - teman ketika itu ada .
Riang adikku menunggu kepulangan kakak .
Sebatang coklat upeti setiap gajian .
Segelas kopi buatanmu selalu menunggu di meja dapur , pengisi perutku sepulang kerja .
Jaga dirimu baik - baik adikku .
Jaga anak - anakmu dengan cinta , mereka peninggalan Aegedeus Mapa adik iparku yang akan kamu lihat sepanjang sisa usiamu .
Kakak selalu sayang kamu .
Kakak selalu sayang bapak .
Masa bodoh apa pun anggapan kalian tentang kakak , kalian keluargaku .

3 komentar:
lagi homesick ya bro...
Ya..bisa dibilah gitulah
Namanya juga saudara .
Apa lagi musim hujan begini , sering kepikiran adik . Rumah mereka ga nyampe 200 meter dari laut , belakang dan samping rumah dikelilingi sawah , Kevin & Shelin masih kecil . Mereka ngurus diri sendiri karena mamanya kerja .
Waktu lihat di METRO TV , gelombang pasang di Ampenan , aku tahu lokasinya dekat sekali dengan rumah adikku
ooo yang di metro itu.
Kmaren malah ada yg terkikis semabian lho, sampek rumahnya nggandol.
Posting Komentar