Banyak kesalahan yang aku pernah lakukan .
Banyak kegagalan yang aku alami .
Begitu banyak tuntutan yang mendera aku .
Lelah .
Pahit , menghantu dalam ruang benak .
Kucoba bersandar pada Allah dan sabda .
Akal budiku datang mempertanyakan arti kepasrahanku dan menuding , bahwa yang kulakukan hanya untuk cuci tangan , lari dari kenyataan .
Kegagalan tetaplah kegagalan .
Bernanah menahun dalam hari hidupku .
Allah ,
kerap marahku menggeluti , ketika apa yang kupinta tak kau beri .
Ketika pencarianku nihil . Tanyaku tak berjawab .
Kau utus aku , kau beri aku hal yang indah .
TanganMU benamkan aku pada pertikaian diri yang melena , lekat , bergayut tak hendak pisah
DeraMu bagai tak berujung . Perang yang KAU saji bagai tak akan pernah berakhir . Sisakan tanya , air mata dalam bungkam .
Keinginan baikku , doa harapku , yang tak KAU jawab
Baru kumengerti setelah bertahun kemudian .
Mengapa kesembuhan untuk mereka tak kau beri , mengapa yang mereka pinta tak terkabul .
Setumpuk rahasia dalam diri mereka , satu persatu bermunculan tersaji .
Ada banyak hal yg harus mereka selesaikan di dalam , menata diri , namun belum tentu mereka sendiri mengerti , mau menerima apa lagi menata .
Keinginanku , bukan keinginanMu .
Rencanaku bukan rencanaMu .
Kehendak dan niat baikku , belum tentu baik dihadirMu .
DariMu adalah segala kebaikan bagi kami .
Ah , pembelaan diri dengan berkedok pasrah dan mengembalikannya pada Allah , sergah akal budiku .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar