Minggu, 28 Desember 2008

BOREH

Aku suka buat boreh wangi , mungkin orang Jawa menyebutnya lulur .
Biasanya aku gunakan beberapa hari berturut - turut sebelum upacara adat .
Dulu aku diajari mama cara membuatnya , tapi sering salah buat ,
gara - gara semuanya aku ulek menjadi satu .

Boreh wangi ini bisa digunakan tiap hari , bahkan lebih dari sekali dalam sehari .
Gunanya untuk mengangkat sel kulit mati , aroma terapi , mengurangi komedo , pokonya untuk kulitlah .

Nih resepnya :
- Daun pandan wangi 7 lembar , dirajang halus .
- Kenanga 1 genggam .
- Jeruk nipis 2 buah .
- Tepung beras secukupnya .
- Air

Cara membuat :
Daun pandan wangi yang sudah di rajang halus diulek sampai halus
Kenanga diulek sampai halus , kalau ingin lebih harum , jumlah kenanganya boleh ditambah .
Daun pandan dan kenanga , jangan diulek jadi satu , karena baunya ga bisa maksimal .
Kemudian larutkan tepung beras dengan air secukupnya , tambahkan kenanga dan pandan yang sudah di ulek halus , tambahkan perasan air jeruk nipis , aduk merata .
Dah siap digunakan .
Tapi kalo aku sendiri , biasanya kutambahi lagi dengan sedikit minyak bayi .

Biaya pembuatannya ga sampai Rp 2000 .
Ramuan boreh itu tahan sampai lebih dari 3 hari .
Kalo pengen buat untuk disimpan , airnya sedikit aja .
Terus di pulung kecil - kecil , dijemur sampai kering .
Simpan dalam wadah yang bersih , beri alas kertas koran , juga pada bagian tutupnya
agar tetap kering , ga mudah lembab .
Bukan kaya otakku yang bawaannya lembab melulu ( VIKTOR JORZEKHAL )

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto saya
LAKI - LAKI BERBAJU HITAM , BERKULIT HITAM , BERJIWA HITAM